Tuesday 23rd April 2024
    [otw_is sidebar=otw-sidebar-1]

    Sistematika Penulisan Karya Ilmiah Populer

     

    Ilustrasi

    Perbedaan antara artikel ilmiah murni dengan ilmiah populer adalah pada sistematika penulisan. Ilmiah murni mengikuti aturan yang baku, sedangkan Ilmiah populer sederhana saja. Namun secara umum sistematika artikel ilmiah populer terdiri dari judul, pendahuluan, isi, penutup dan daftar pustaka. Dalam ilmiah populer sistematika bisa ada dan bisa juga tidak ada. Untuk lebih jelasnya akan dibahas dalam tulisan berikut ini.

    1. Judul :

    Judul tulisan merupakan identitas dari sebuah tulisan. Fungsi judul adalah memberikan identitas yang atraktif sehingga membuat pembaca terus mengetahui lebih dalam melalui membaca tulisan selanjutnya.

     Cara membuat judul menarik :

    1. a) Dalam bentuk angka atau daftar.

    Contoh : 10 ciri suami ideal, 3 ciri laki-laki yang tidak bertanggungjawab.

    1. b) Mengungkapkan rahasia tertentu / keajaiban.

    Contoh : Misteri sholat subuh, Keajaiban rejeki, Misteri alam kubur, Malam pertama di kubur.

    1. c) Mimpi indah.

    Contoh : Menjadi kaya mendadak dari Fb, Cara cepat mendapat 1 milyar dari instagram, Kaya mendadak, Lima langkah yang apabila kamu lakukan wanita akan suka kamu.

    1. d) Pertanyaan :

    Contoh: ingin membuat istri bahagia? Lakukan langkah berikut ini, Ingin cepat kaya ? lakukan langkah berikut.

    1. e) Ada kaitan dengan kekinian atau trend.

    Contoh: Nikmatnya kopi bersama Despacito, Despacito itu sensasional.

    1. f)

    Contoh: The power of kepepet, wonderful family, wonderful teaching.

    1. Pendahuluan.

    Bagian pendahuluan sebagai intro untuk mengantar pembaca ke tulisan selanjutnya. Tulisan pendahuluan hendaknya dibuat manarik dan menyenangkan pembaca. Ada beberapa saran yang bisa digunakan untuk membuat artikel pendahuluan diantaranya:

    1. a) Memberikan data-data dalam bentuk angka.

    Contoh: Tahukan anda bahwa 90 % Pelajar Indonesia sudah pernah berinteraksi dengan film porno, Tahukah anda bahwa 1 dari 3 pria di kota ini pernah melakukan selingkuh. Data ini harus mengacu pada sebuah lembaga survei, ditulis dalam satu bagian paragraf.

    1. b) Berupa sebuah ringkasan dari apa yang menjadi isi keseluruhan.

    Bisa dibuat gambaran secara umum dalam satu paragraf yang memuat isi dan pembahasannnya.

    1. c) Menggunakan kutipan pernyataan tokoh atau ahli terkenal

    Contoh: Menurut Cahyadi Takariawan dalam video Kelas Menulis Online “ Menulis itu semudah bernapas“

    1. d) Penggambaran :

    Contoh: Konflik suami istri, ditulis beberapa pernyataan dari suami atau istri.

    1. e)

    Kutipan cerita pendek dari orang  lain yang membuat suasana menjadi menyenangkan.

    1. f)

    Contoh: Tenyata ada tiga penyebab perceraian di Indonesia, Tahukah anda mengapa tiga hal ini terjadi pada masyarakat  Indonesia.

    1. g) Amanat langsung,

    Contoh: Sebuah ungkapan dalam penelitian yang mengungkapkan bahwa pelukan suami akan membuat istri awet muda.

    1. Isi

    Pesan yang paling utama dalam tulisan ilmiah populer ada dalam isi. Ada beberapa pola dalam penulisan isi diantaranya sebagai berikut:

    1. a) Pola pembagian gagasan.

    Contoh: Tema wanita soleha. Bisa dibagi lagi dalam beberapa subbagian seperti: definisi, cara mewujudkan wanita soleha, bagaimana mebentuk wanita soleha, kriteria wanita soleha, peran wanita soleha. Tujuan pembagian ini adalah untuk mempermudah dalam penulisan dan memberi jedah dalam membaca.

    1. b) Pola masalah dan solusi.

    Contoh: Dalam perjalanaan ditemukan kemacetan di jalan. Masalah kemacetan pada ruas jalan disebabkan oleh beberapa kendaraan bermotor yang memarkir dipinggir jalan yang menyebabkan perjalanan membutuhkan beberapa jam lamanya. Solusinya adalah adanya penertiban lalulintas disepanjang bahu jalan. Masing-masing bisa dibuat dalam paragraf.

    1. c)

    Contoh: Profile seorang ibu, bagaimana bisa menjadi ibu yang baik. Bermula dari masa remaja, kuliah, menikah dan punya anak. Mengurutkan jalan cerita dari awal sampai akhir menjadi seorang ibu.

    1. d) Pendapat dan alasan pendapat tertentu.

    Contoh: Bagaimana kehidupan di kos yang tidak memiliki fungsi kontrol, Pergaulan bebas yang marak di kota disebabkan oleh karena fungsi kontrol dari masyarakat  yang kurang. Alasan ini disampaikan dan dijelaskan dengan pemikiran yang berlandaskan dengan teori pendukung.

    1. e)

    Contoh: Membandingkan satu kondisi dengan lainnya, Mengatasi anak yang menangis dan meronta-rota. Dari contoh pembanding di atas dapat dituliskan pendapat beberapa ahli untuk memperjelas tulisan dan kemudian memilih salah satu pendapat yang paling cocok untuk mengatasi masalah tersebut.

    1. f)

    Contoh: Tulisan bisa berupa nasihat yang disampaikan secara lancar sebagaimana kita diminta untuk bertutur atau memberi pesan dan kesan dalam suatu kesempatan.

    1. Penutup

    Bagian penutup merupakan bagian terakhir dalam penulisan yang memiliki beberapa pola diantaranya:

    1. a) Kesimpulan
    2. b) Saran
    3. c) Harapan

    Sifatnya pamitan, seperti demikian kisah keluarga sakinah semoga bisa bermafaat bagi keluarga Indonesia

    1. Daftar Pustaka

    Dalam artikel ilmiah populer daftar pustaka sifatnya opsional artinya bisa ditulis dan juga tidak. Sedangkan dalam artikel ilmiah murni daftar pustaka wajib untuk ditulis sebagai referensi yang sesuai dengan standar yang berlaku.  

    Untuk menulis artikel ilmiah semudah bernapas, maka mulailah menulis dari bagian yang paling mudah. Bisa dimulai dari isi, penutup, pendahuluan, disesuaikan dengan yang paling mudah. Contoh paling gampang memulai adalah dari isi, karena isi adalah bagian penting dalam penulisan artikel lalu penutup dan yang paling sulit adalah membuat pendahuluan dan judul. Judul harus menarik. Judul mengambarkan identitas tulisan kita sehingga bisa dibuat dibagian paling akhir. ***

    [otw_is sidebar=otw-sidebar-6]

    Subscribe

    Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

    No Responses

    Tinggalkan Balasan