Tuesday 23rd April 2024
    [otw_is sidebar=otw-sidebar-1]

    Kelemahan Teori Atom: Rutherford dan Bohr

    Atom merupakan bagian terkecil dari suatu zat. Para ilmuan fisika kuno telah melakukan percobaan sederhana di zaman Yunani Kuno sekitar tahun 470 -370 sebelum masehi. Atom pertama kali diperkenalkan oleh Democritus.

    Democritus mengatakan bahwa setiap benda jika dibelah menjadi bagian-bagian yang paling kecil dan tidak bisa dibagi lagi disebut atom. Menurut Democritus atom menjadi penyusun terbentuknya suatu benda.

    Dalam perkembangannya, atom mengalami perubahan karena adanya penelitian lanjutan oleh generasi berikutnya. Jhon Dalton, tahun 1803 sebagai awal perkembangan teori atom. Kemudian disempurnakan lagi oleh J.J. Thomsom di tahun 1897. Setelah itu, muncul ahli berikutnya yaitu Ernest Rutherford dan Bohr.

    Nah, sesuai dengan judul kali ini akan diuraikan sedikit tentang kelemahan teori atom Rutherford dan Bohr.

    1) Atom Rutherford

    Kelemahan atom Rutherford ada tiga diantaranya:

    1. Energi atom tidak stabil saat bergerak mengelilingi inti atom.

    2. Elektron tidak jatuh ke dalam inti atom yang bermuatan positif

    3. Tidak dapat menjelaskan spetrum garis atom hidrogen

     

    2) Atom Bohr

    Kelemahan atom Bohr ada tiga diantaranya:

    1. Elektron mengelilingi inti atom dalam lintasan berbentuk elips

    2. Tidak dapat menjelaskan spektrum atom yang lebih kompleks

    3. Elektron bersifat sebagai partikel dan gelombang, sehingga tidak bisa menjelaskan ketidakpastian Heisenberg.***

    [otw_is sidebar=otw-sidebar-6]

    Subscribe

    Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

    No Responses

    Tinggalkan Balasan